Dosen UBSI Gelar Pelatihan Komunikasi Interpersonal Perkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital

PENDIDIKAN174 Dilihat

BEKASI, AKSIKATA.COM – Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga di tengah derasnya arus perkembangan teknologi informasi, tim dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pelatihan Komunikasi Interpersonal dengan Mitra Majelis Taklim Al Ikhlas untuk Ketahanan Keluarga di Era Digital” pada Minggu 4 Oktober 2026, lalu. Kegiatan ini berlangsung di Aula RT 015/017 Pondok Indah Timur, Bekasi, dan diikuti oleh anggota Majelis Taklim Al Ikhlas dengan antusias.

Kegiatan pengabdian tersebut diprakarsai oleh tim dosen yang terdiri dari Sri Wulandari, Windu Tiastuti, Keriyono, dan Faris Saputra. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya komunikasi interpersonal sebagai fondasi dalam membangun keluarga yang harmonis, terutama di era digital yang ditandai dengan tingginya penggunaan gawai dan media sosial.

Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan Majelis Taklim Al Ikhlas, Dirrah Denyah, yang menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program pengabdian tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang menghadapi berbagai tantangan komunikasi dalam lingkungan keluarga.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan wawasan yang sangat dibutuhkan oleh para anggota majelis taklim. Kehadiran teknologi digital memang membawa banyak manfaat, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas komunikasi di dalam keluarga. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menciptakan hubungan keluarga yang lebih harmonis,” ujar Dirrah.

Dalam sesi pelatihan, para peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya komunikasi yang efektif antara suami dan istri, orang tua dan anak, serta anggota keluarga lainnya. Selain penyampaian teori, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman terkait tantangan komunikasi yang dihadapi peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua tim PkM, Sri Wulandari, menjelaskan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan keluarga. Menurutnya, masalah dalam keluarga sering kali muncul bukan karena kurangnya kasih sayang, melainkan karena kurangnya kemampuan dalam membangun komunikasi yang terbuka dan penuh empati.

“Di era digital, tantangan keluarga semakin kompleks. Kesibukan dan penggunaan perangkat digital sering membuat anggota keluarga lebih banyak berinteraksi dengan layar dibandingkan dengan sesama anggota keluarga. Oleh karena itu, komunikasi interpersonal yang efektif menjadi kunci untuk menjaga kedekatan, membangun kepercayaan, dan memperkuat ketahanan keluarga,” kata Sri Wulandari.

Peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi yang diberikan. Berbagai pertanyaan muncul terkait cara membangun komunikasi yang sehat dengan anak yang aktif menggunakan media sosial, mengelola konflik dalam keluarga, hingga menjaga kedekatan emosional di tengah kesibukan sehari-hari. Tim dosen memberikan berbagai strategi praktis yang dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, tim dosen UBSI berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya komunikasi interpersonal sebagai salah satu faktor utama dalam menciptakan keluarga yang tangguh, harmonis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pelatihan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan kehidupan modern.

Kegiatan yang berlangsung di Aula RT 015/017 Pondok Indah Timur, Bekasi, tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen peserta untuk mulai menerapkan pola komunikasi yang lebih terbuka, empatik, dan konstruktif dalam lingkungan keluarga sebagai bekal menghadapi tantangan era digital.