Terkait Iuran Kesehatan Masyarakat, Presiden Jangan Salah Pilih Direksi BPJS

NEWS UPDATE1216 Dilihat

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Presiden perlu segera mengawasi langsung seleksi calon direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang sedang berlangsung. Karena badan ini nantinya akan mengumpulkan dana iuran masyarakat dan menggunakan APBN.

“Kami berharap, Presiden RI tidak salah pilih direksi BPJS Kesehatan yang baru agar memilih orang yang berpengalaman, punya kapabilitas dan track record yang jelas dan bersih,” demikian Dr. dr. Tubagus Rachmat Sentika Hasan, Sp.A, MARS, mantan pimpinan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) kepada pers, Senin (1/2) di Jakarta.

Rachmat Sentika juga menyampaikan pentingnya disampaikan ke publik secara transparan hasil setiap seleksi BPJS Kesehatan tersebut.

“Agar Pak Jokowi bisa mendengarkan langsung masukan dari masyarakat yang  profil setiap calon yang lolos dan yang tidak lolos. Jangan sampai pak Jokowi kurang informasi dan salah pilih,” ujarnya.

Sementara itu, Roy Pangharapan dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) kepada pers di Jakarta, Senin (1/2) setelah mengamati proses seleksi yang sedang berlangsung mempertanyakan nama-nama yang diajukan oleh panitia seleksi ke Presiden.

“Ada laporan, nama-nama yang keluar sudah tidak sesuai dengan aturan awal pada saat undangan tes diupload. Apa yang terjadi pada seleksi ini? Ada kepentingan apakah sehingga seperti itu?” katanya.

Untuk itu ia meminta agar presiden perlu mengawasi seleksi direksi BPJS Kesehatan yang sedang berlangsung. Karena persoalan BPJS Kesehatan menumpuk dan belum terselesaikan sampai saat ini.

“Jangan sampai lenyapnya Rp 43 triliun dana masyarakat di BPJS Tenagakerja, terjadi lagi di BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Roy Pangharapan menjelaskan, pada 19 November 2020 Panitia Seleksi menyatakan sebanyak 20 calon dewan pengawas dan 48 calon direksi BPJS Kesehatan dinyatakan lulus seleksi E-Assesment. Pernyataan ini disampaikan Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas Dan Calon  Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dalam Pengumuman Nomor: 07/Pengumuman/PANSEL/BPJS-K/XI/2020 yang ditandatangani oleh Ketua Panita Seleksi BPJS Kesehatan, Suminto, S.sos, M.Sc., Ph.D.

Pengumuman yang dilampirkan nama 68 calon dewan pengawas dan calon direksi BPJS Kesehatan untuk masa kerja 2021-2026 yang lulus tersebut kemudian diundang mengikuti seleksi tahap berikutnya yaitu selesksi pemaparan visi misi dan wawancara serta tes kesehatan secara luring (hadir fisik) pada 24 November sampai 7 Desember 2020.

Setelah proses wawancara 10 orang calon dewan pengawas dan 16 calon direksi BPJS Kesehatan. Hal ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kementerian Sekretariat Negara, Kamis (7/1).

Nama-nama tersebut telah disampaikan Panitia Seleksi kepada Presiden RI. Selanjutnya, Presiden memilih sendiri nama Direktur Utama BPJS Kesehatan untuk periode 2021-2026. Sementara Ketua Dewan Pengawas dipilih oleh DPR-RI (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Jobs for teens ukTop ten double d milfs movieCat licks fur offCartonns nudeHow to cook chicken breast tenderloinsSara jay cum
    shotsBest sex cartoon xnxx Man old pissingDads fucking the maidAmateur women with large natural breasts in pennsylvaniaTwilight porn watch onlineNaked victoria’s secret modelsArchiv breastAmber
    bbw tecneci xnxxzh.cc Free white creamy vaginal juice moviesNaked totally spiesFree big tit
    blond videosSpartan women nudeGay bailt taxiAdvance guestbook
    this ass wipeTawny peaks nude picsFree pix naked girlsNayantara
    sexy pictureGay first blowjob stories xnxx
    Sexy demi lovatoBottom right quotesParadise hotel stephanie boobsHow teenagers have safe sexStereotactic breastGirl girl
    hunting lesbian moreIslamic women fuckingAmateur hot moms fuckingTiny penis ppaStep momther nude pics