Prof. Sam Toong Hai Ajak Dosen UBSI, Dr. Veranus Sidharta, S.I.Kom Jajaki Riset Internasional Bidang Bisnis dan Teknologi

PENDIDIKAN84 Dilihat

NILAI, MALAYSIA, AKSIKATA.COM– Peluang kolaborasi riset internasional kembali terbuka bagi akademisi Indonesia. Dalam kunjungan akademik Tim Riset Internasional Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) ke INTI International University, Malaysia, Dr. Veranus Sidharta, S.I.Kom., M.I.Kom., mendapat undangan khusus dari Prof. Dr. Sam Toong Hai untuk berdiskusi mengenai potensi kerja sama penelitian lintas disiplin.

Prof. Dr. Sam Toong Hai yang merupakan profesor di Faculty of Business and Communications (FBC) sekaligus Director of International Relations and Collaborations Centre (IRCC) INTI International University, menerima Dr. Veranus Sidharta di ruang kerjanya untuk membahas peluang penelitian bersama pada bidang Business Management dan Technology Management.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama akademik yang menghubungkan kajian ilmu komunikasi dengan manajemen bisnis dan manajemen teknologi. Ketiga bidang tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan transformasi digital dan perubahan lingkungan bisnis global.

Dr. Veranus Sidharta menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antarbidang ilmu sangat diperlukan untuk menghasilkan penelitian yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri.

“Pertemuan ini menjadi peluang yang sangat berharga untuk membangun jejaring riset internasional. Saya melihat adanya banyak irisan antara ilmu komunikasi, manajemen bisnis, dan manajemen teknologi yang dapat dikembangkan menjadi penelitian bersama yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujar Veranus.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas negara dapat memperkuat kualitas penelitian sekaligus memperluas dampak akademik yang dihasilkan.

“Kami berharap komunikasi yang telah terjalin dengan Prof. Sam Toong Hai dapat berlanjut menjadi kerja sama riset yang konkret, produktif, dan berkelanjutan. Kolaborasi seperti ini penting untuk meningkatkan kontribusi akademisi dalam menghadapi tantangan masyarakat digital,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Sam Toong Hai menilai kerja sama internasional menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan penelitian yang lebih inovatif dan berdampak luas.

Diskusi kedua akademisi tersebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan Global Community Service for Sustainable Collaboration bertema Digital and Media Literacy for a Safer and Smarter Society yang diselenggarakan di INTI International University, Negeri Sembilan, Malaysia, pada 20 Oktober 2026.

Kunjungan akademik ini tidak hanya memperkuat hubungan antara UBSI dan INTI International University, tetapi juga membuka peluang terbentuknya berbagai kolaborasi penelitian internasional yang berfokus pada pengembangan bisnis, teknologi, dan masyarakat digital.

Dengan komunikasi yang semakin intensif antara akademisi kedua negara, kerja sama tersebut diharapkan mampu menghasilkan riset yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, industri, serta masyarakat luas.