Universitas Mitra Bangsa Dorong Strategi Komunikasi Keluarga di Era Digital

KATA KITA369 Dilihat

BEKASI, AKSIKATA.COM – Fakultas Manajemen dan Bisnis Universitas Mitra Bangsa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama Majelis Taklim Al Ikhlas Cendana dengan mengangkat tema Penerapan Manajemen Waktu Berbasis Akhlakul Karimah: Strategi Menjaga Mutu Komunikasi Keluarga di Era Digital, Minggu, 4 Oktober 2026.

Kegiatan yang bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan waktu yang efektif serta penerapan nilai-nilai akhlakul karimah dalam menjaga kualitas komunikasi keluarga di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menghadirkan narasumber dari Fakultas Manajemen dan Bisnis Universitas Mitra Bangsa, yaitu Fahmi Kamal, SE., MM, selaku Ketua Tim Pengabdian dan Yuniria Zendrato, SE., MM sebagai anggota tim.

Para peserta yang terdiri dari pengurus Majelis Taklim Al Ikhlas Cendana mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif.

Dalam sambutannya, Ketua RW 017, M. Zaini , menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang tidak dapat dipisahkan dari penggunaan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Mitra Bangsa yang telah hadir dan memberikan edukasi kepada warga. Materi tentang manajemen waktu dan komunikasi keluarga sangat penting, terutama di era digital saat ini, agar keluarga tetap harmonis dan tidak kehilangan kualitas interaksi antaranggota keluarga,” ujar M. Zaini.

Sementaranitu, Ketua Tim Pengabdian, Fahmi Kamal menjelaskan, bahwa kemajuan teknologi membawa banyak manfaat, tetapi juga dapat menjadi tantangan apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan waktu yang baik.

“Saat ini banyak keluarga yang berada dalam satu rumah tetapi masing-masing sibuk dengan gawainya sendiri. Karena itu, diperlukan manajemen waktu yang baik dan berlandaskan akhlakul karimah agar komunikasi dalam keluarga tetap terjaga. Kita harus mampu menyisihkan waktu khusus untuk berbicara, mendengarkan, dan membangun kedekatan dengan anggota keluarga,” jelas Fahmi Kamal.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, saling menghormati, dan kepedulian harus menjadi landasan dalam penggunaan teknologi digital.

“Teknologi bukan untuk dijauhi, tetapi harus digunakan secara bijak. Ketika akhlakul karimah menjadi dasar dalam mengatur waktu dan berkomunikasi, maka teknologi justru dapat memperkuat hubungan keluarga, bukan sebaliknya,” tambahnya.

Yuniria Zendrato menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas digital dan interaksi sosial secara langsung dalam keluarga. “Keluarga yang sehat adalah keluarga yang mampu membangun komunikasi berkualitas. Salah satu caranya adalah dengan mengatur prioritas waktu, mengurangi distraksi digital yang tidak perlu, serta membiasakan komunikasi yang santun, terbuka, dan penuh empati,” ungkap Yuniria Zendrato.

Menurutnya, penerapan manajemen waktu berbasis akhlakul karimah dapat membantu setiap anggota keluarga menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara lebih baik. “Manajemen waktu bukan sekadar soal produktivitas, tetapi juga bagaimana kita memberikan hak waktu kepada keluarga, anak-anak, dan orang-orang terdekat sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian,” tambahnya.

Pengurus Majelis Taklim Al Ikhlas Cendana, Dirrah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat bagi para peserta yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dan anggota majelis taklim.

“Materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kami. Banyak peserta yang merasa mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana memanfaatkan waktu dengan lebih baik serta menjaga komunikasi dengan pasangan dan anak di tengah penggunaan media sosial yang semakin tinggi,” ujar Dirrah.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana peningkatan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap kerja sama dengan Universitas Mitra Bangsa dapat terus berlanjut karena kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis dan berakhlak mulia,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang membahas berbagai permasalahan komunikasi keluarga, penggunaan gawai pada anak, serta strategi mengelola waktu di tengah kesibukan sehari-hari. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keharmonisan keluarga melalui komunikasi yang efektif dan pengelolaan waktu yang bijaksana.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Fakultas Manajemen dan Bisnis Universitas Mitra Bangsa bersama Majelis Taklim Al Ikhlas Cendana berharap dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan manajemen waktu berbasis akhlakul karimah sehingga tercipta keluarga yang harmonis, produktif, dan mampu menghadapi tantangan era digital dengan lebih bijaksana.