Iwakum Desak Polisi Usut Kasus Pecah Kaca Jurnalis di Depok

HUKUM & KRIMINAL482 Dilihat

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) mendesak kepolisian segera mengusut kasus pencurian dengan modus pecah kaca yang menimpa jurnalis investortrust.id, Fana Fadzikirillahi Suparman, di Sukmajaya, Depok, Sabtu (3/10/2026) malam. Fana yang juga menjabat sebagai Kepala Departemen Penelitian dan Pengembangan Iwakum menjadi korban saat tengah makan malam bersama keluarga di Rumah Makan Padang Jaya, Jalan Kemakmuran Raya.

Ketua Umum Iwakum Irfan Kamil menegaskan, kepolisian harus segera menindaklanjuti laporan korban dengan langkah nyata. “Kami meminta Polsek Sukmajaya dan Polres Metro Depok segera menindaklanjuti laporan korban, menelusuri bukti, dan menangkap pelakunya. Korban membutuhkan tindakan nyata serta kejelasan perkembangan penanganan perkara,” ujarnya.

Kamil menekankan bahwa kecepatan polisi merespons laporan harus diikuti pengusutan yang sungguh-sungguh. Ia meminta aparat memeriksa lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi. Menurutnya, kasus ini menjadi ujian komitmen Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang sebelumnya menegaskan laporan warga harus ditangani tanpa menunggu viral.

“Komitmen Kapolri harus terasa sampai ke tingkat polsek. Jangan sampai masyarakat sudah melapor, tetapi kemudian harus menunggu tanpa kejelasan. Pelayanan yang cepat harus disertai tindak lanjut dan komunikasi yang jelas kepada korban,” kata Kamil.

Irfan Kamil juga menyinggung pengalamannya sebagai korban pencurian dengan modus serupa di Menteng pada November 2025. Ia mengaku hingga kini belum mendapat pembaruan informasi dari kepolisian terkait laporannya. “Saya tidak ingin korban lain mengalami ketidakjelasan yang sama,” tegasnya.

Peristiwa yang menimpa Fana terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah 15 menit meninggalkan mobil untuk makan malam, ia mendapati kaca pintu belakang sebelah kiri mobilnya pecah. Tas berisi dompet dan barang berharga raib. CCTV rumah makan diketahui rusak, sementara kamera pengawas di sekitar lokasi terhalang kendaraan lain. Saat ini, Fana tengah membuat laporan resmi ke Polsek Sukmajaya.

“Kami berharap polisi segera mengungkap kasus ini. Setiap warga berhak mendapatkan rasa aman dan penanganan laporan yang serius, apa pun profesinya,” tutup Kamil.