Korban KM Virgo Transport 8 Tercatat 107 Selamat, 6 Tewas, 136 Masih Hilang

PERISTIWA434 Dilihat

Update terbaru kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa mencatat 107 orang berhasil diselamatkan, 6 orang meninggal dunia, dan 136 lainnya masih hilang. Operasi pencarian besar-besaran melibatkan Basarnas, TNI AL, Polri, serta kapal-kapal niaga di sekitar lokasi.

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Kecelakaan laut yang menimpa KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus menyisakan duka mendalam. Kapal yang berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026) dengan membawa 243 penumpang dan awak dilaporkan hilang kontak pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

Hingga Minggu malam, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 107 orang dalam kondisi selamat dan menemukan 6 korban meninggal dunia, sementara 136 orang lainnya masih dalam pencarian intensif.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa evakuasi dilakukan dengan melibatkan sejumlah kapal. “Enam orang korban meninggal dunia tersebut dievakuasi Kapal TB Mauhaw IX dan TB TCP. Sementara seluruh korban yang diselamatkan MV Haida dinyatakan selamat,” ujarnya.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, menegaskan bahwa pemerintah terus mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk pencarian korban.

“Kami berharap seluruh penumpang yang selamat kondisinya baik sehingga dapat kembali ke keluarga dengan segera,” katanya.

Operasi pencarian menghadapi tantangan besar berupa gelombang setinggi 2,5 meter dan angin kencang. Meski demikian, Basarnas bersama TNI AL mengerahkan 280 personel gabungan, kapal perang, helikopter, dan pesawat patroli maritim untuk memperluas pencarian.

Di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, suasana haru menyelimuti keluarga korban yang menunggu kepastian nasib kerabat mereka. Sejumlah korban selamat langsung mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat, sementara posko terpadu didirikan untuk pendataan dan koordinasi keluarga.