JAKARTA, AKSIKATA.COM – Polri bersama Basarnas dan unsur gabungan terus memaksimalkan pencarian terhadap sejumlah jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Operasi besar ini digelar setelah speedboat yang membawa rombongan awak media bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sore, namun tak pernah kembali.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan, Polri berkomitmen penuh mendukung pencarian dengan mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki. “Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur terkait terus memaksimalkan pencarian terhadap rekan-rekan jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan. Kolaborasi dan sinergi seluruh unsur menjadi bagian penting dalam upaya pencarian ini, dengan tetap memperhatikan kondisi serta keselamatan personel di lapangan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Komunikasi terakhir dengan rombongan diketahui terjadi sekitar pukul 14.42 WIB, sebelum akhirnya hilang kontak pada pukul 15.04 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Ditpolair Polda Banten bersama Basarnas segera mengerahkan kapal Basarnas, RIB 02 Banten, serta berbagai peralatan pencarian dan pertolongan. Unsur gabungan dari Ditpolair Polda Banten, Mabes Polri, dan Basarnas turun langsung ke lokasi perairan yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan speedboat.
Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Banten AKBP Lis Handayana menjelaskan, pencarian dilakukan hingga malam hari. “Dengan kapal Basarnas bersama unsur gabungan dari Direktorat Polair Polda Banten dan Mabes melaksanakan kegiatan pencarian sampai dengan pukul 22.31 WIB. Untuk sementara waktu pencarian diberhentikan dan besok hari akan kami lanjutkan kembali,” katanya.
Lis menambahkan, situasi selama operasi berlangsung aman terkendali, dan tim gabungan akan kembali melanjutkan pencarian pada Rabu (9/9/2026).
Berdasarkan informasi awal Basarnas, terdapat delapan orang di dalam speedboat tersebut. Beberapa di antaranya diketahui merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, dan Daus dari Anadolu. Identitas lainnya masih dalam proses pendataan.
Johnny menegaskan, Polri akan terus berkoordinasi dengan Basarnas dan seluruh unsur terkait untuk memastikan pencarian berjalan optimal. “Polri akan terus berkolaborasi dan memberikan dukungan maksimal dalam operasi pencarian ini. Kami berharap seluruh awak media dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” pungkasnya.











