JAKARTA, AKSIKATA.COM – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menorehkan kiprah akademis di kancah internasional melalui Program Studi Doktor Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi. Para mahasiswa doktoral konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Johor, Malaysia.
Kegiatan ini mengangkat tema *“Developing Future Teachers Through Human Capital and Educational Psychology”* dan menyasar mahasiswa S1 pendidikan di UTHM sebagai mitra strategis. Mereka adalah calon guru yang kelak akan menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi masa depan. Tim pengabdi terdiri dari Aprilia Puspasari,
Nurlaela Eva Puji Lestari, Desty Permasih, Fadli Ilyas, Kurniawan Prambudi Utomo, dan Zulfakhri. Jalannya program didampingi langsung oleh Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Manajemen UNJ, Prof. Dr. Umi Widyastuti, serta dosen pendamping, Prof. Dr. Usep Suhud.
Dalam pemaparan materi, tim menekankan bahwa era digitalisasi menuntut pergeseran peran guru dari sekadar “sage on the stage” menjadi “guide on the side”. Namun, di balik peluang besar teknologi, muncul tantangan berupa beban administratif dan fenomena technostress.
Untuk menjawab hal ini, tim UNJ menawarkan pendekatan berbasis tiga pilar utama: manajemen, psikologi, dan teknologi. Melalui konsep Digital Human Resource Management (D-HRM), calon guru diajak mengotomatisasi rutinitas klerikal, sekaligus membangun efikasi digital agar mampu menghadapi kelelahan digital (digital fatigue).
Prof. Dr. Umi Widyastuti menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara ini merupakan langkah nyata dalam mencetak pendidik masa depan yang memiliki ketahanan psikologis sekaligus kecakapan manajerial berbasis teknologi.
“Pemberdayaan guru berarti memberdayakan masa depan. Melalui materi inovasi pembelajaran berbasis psikologi dan D-HRM ini, kami berharap para mahasiswa calon guru di UTHM siap menghadapi ekosistem pendidikan abad ke-21 yang dinamis,” ujarnya.
PKM Internasional ini merupakan bagian dari rangkaian International Exposure Program Doktor Ilmu Manajemen UNJ yang berlangsung selama lima hari di Malaysia dan Singapura. Program ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan melalui pengabdian masyarakat, tetapi juga memperluas wawasan global, memperdalam riset, dan memperkuat jejaring institusional di tingkat regional.
Kerja sama antara UNJ dan UTHM diharapkan terus berlanjut dalam berbagai bentuk kolaborasi akademis, mulai dari publikasi ilmiah bersama, pengembangan program peningkatan mutu sumber daya manusia di bidang pendidikan, hingga inisiatif inovatif lainnya.
Langkah ini menegaskan bahwa pendidikan masa depan membutuhkan guru yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga tangguh secara psikologis dan adaptif terhadap teknologi. Dengan bekal human capital dan psikologi pendidikan, para calon guru di UTHM diharapkan mampu menghadapi tantangan ekosistem pendidikan abad ke-21 yang semakin dinamis.
Kehadiran UNJ di panggung internasional sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas negara dapat menjadi motor penggerak dalam mencetak pendidik berkualitas, yang siap membangun masa depan pendidikan di tingkat regional maupun global.










